Wednesday, 25 June 2014

Biarkanlah ..............

Bairpun dia masih menganggap ketiadaan aku disini,
Tak mengapa ....
Aku ok ..........


Walau mulut dipaksa tutup serapat rapatnya,
Biarkan lah mata saja yang memandang.....
Itu sudah memadai tika ini .
Biarkan lah ..........


Bila ia hilang dari pandangan,
Maka hati gunda gulana.


Biarlah walau hanya memandang dari
Celah celah kerasnya batu itu,
Asalkan hati puas ........
Biarkan dia tetap disitu .
Biarkan hati ini puas .



No comments:

Post a Comment